Wednesday, June 20, 2018

Bunga Bangkai

Bunga Bangkai

TITAN ARUM (AMORPHOPHALLUS TITANUM)


Genus    : Amorphophallus
Famili    : Araceae (talas-talasan)
Habitat    : hutan hujan di Sumatera
Status Perlindungan: Rentan dalam Daftar Merah IUCN
Jenis yang paling dikenal dari bunga bangkai adalah suweg raksasa atau Titan Arum (Amorphophallus titanum). Titan arum adalah flora endemik Pulau Sumatera, tersebar terutama di daerah Bengkulu dan Lampung dan masuk dalam kategori rentan (vulnerable) dalam daftar merah IUCN



Info Morfologi:
Walaupun ukuran bunga bangkai (Amorphophallus titanum) lebih besar daripada bunga Raflesia Rafflesia arnoldii, bunga bangkai bukan bunga terbesar, karena sebenarnya bunga bangkai terdiri dari ribuan bunga kecil yang tumbuh pada batang yang sama. Bunga bangkai bukan bunga tunggal, tetapi masuk dalam jenis bunga majemuk (inflorescence). Bagian yang menjulang (tongkol atau spadix) pada bunga tersebut sebenarnya terdiri dari koloni bunga kecil.  Walaupun sama-sama berbau busuk, bunga bangkai berbeda dengan bunga Raflesia, baik dari klasifikasi biologis, warna, cara hidup, dan siklus hidupnya.

Bunga bangkai mengalami 2 fase dalam hidupnya yang muncul secara bergantian dan terus menerus, yaitu fase vegetatif (aseksual) dan generatif (seksual). Selama fase vegetatif, di atas umbi akan muncul batang tunggal dan daun yang secara keseluruhan  dan sekilas mirip dengan pohon pepaya. Bunga bangkai dapat mencapai ketinggian sekitar 2 meter dengan rentang mahkotanya mencapai 1-5 meter. Meskipun demikian, Kebun Raya Cibodas Indonesia pernah mengumumkan bahwa bunga yang mekar di sana mencapai ketinggian 3,17 m pada tanggal 11 Maret 2004.

Proses pertumbuhan dari biji sampai nenjadi bunga memakan waktu tiga tahun. Apabila selama masa mekar bungai bangkai terjadi pembuahan, maka akan terbentuk buah-buah berwarna merah dengan biji pada bagian bekas pangkal bunga. Biji-biji ini bisa ditanam menjadi pohon pada fase vegetatif. Biji-biji inilah yang sekarang dibudidayakan.

Ekologi dan habitat
Bunga bangkai umumnya merupakan tumbuhan khas dataran rendah yang tumbuh di daerah beriklim tropis dan subtropis mulai dari kawasan Afrika barat hingga ke Kepulauan Pasifik, termasuk di Indonesia.  Bunga Titan Arum dapat ditemukan pada habitat hutan tropis di Sumatera, khususnya pada ketinggian diantara 120 sampai 365 meter diatas permukaan laut

Ancaman
Populasi bunga bangkai liar sudah semakin berkurang karena habitat alaminya banyak mengalami alih fungsi menjadi lahan pertanian, perkebunan, dan pemukiman. Penyebab lainnya adalah masyarakat yang merasa terancam dengan bau busuk bunga ini, lalu memotong bunga dan daunnya.
Terdapat sekitar 170 spesies bunga bangkai di seluruh dunia. Spesies yang terkenal di Indonesia diantaranya adalah:

•    Amorphophallus titanum
•    Amorphophallus gigas
•    Amorphophallus decussilvae
•    Amorphophallus beccarii
•    Amorphophallus campanulatus
•    Amorphophallus oncophyllus.

Perbedaan Bunga Rafflesia dan Bunga Bangkai



Banyak yang tidak tahu kalau bunga bangkai dan rafflesia berbeda.  Dari tampilannya memang sangat berbeda:
1. Nama Latin
Padma: Rafflesia Arnoldii.
Bunga Bangkai: Amorphpophallus titanium. Amorphos = bentuk yang rusak.Phallos = penis atau alat kelamin laki-laki.
2. Penemuan
Rafflesia: Ditemukan pertama kali oleh peneliti Joseph Arnold yang tergabung dalam ekspedisi Thomas Stamford Raffles di tahun 1818.  
 Bunga Bangkai ditemukan pertama kali di tahun 1878 oleh ahli botani Italia bernama Odoardo Beccari.
3. Penampakan
Rafflesia: Cebol, bunganya merekah ke samping, kelopaknya berjumlah 5, terlihat merah dan besar, menempel pada inang.
Bangkai: Bunganya memanjang ke atas, tampilannya tinggi semampai. Sebetulnya bunga bangkai adalah kumpulan dari ribuan bunga namun butuh pada batang yang sama dan diselubungi oleh bagian spathe atau semacam tudung untuk si bunga.
4. Tipe Tumbuhan
Rafflesia: Endoparasit pada tumbuhan merambat genus Tetrastigma sehingga tidak memiliki batang dan daun yang sesungguhnya. Jika inangnya mati, dia ikut mati. Berkembang dari bongol. Terdiri dari 22 jenis.
Bunga Bangkai: Marga Amorphophallus yang terdiri dari 170an spesies. Berkembang dari umbi, bunga bangkai merupakan sebetul-betulnya tanaman.
5. Warna

Rafflesia: Kemerahan, kadang oranye atau jingga dengan totol-totol putih
Bunga Bangkai: Merah keunguan, dengan kelopak bagian luar hijau-krem,
6. Umur
Rafflesia: Dari bonggol kecil hingga mekar butuh waktu hingga 14 bulan. Lalu mekarnya 5-7 hari dari berkembang hingga layu dan berwarna kehitaman.
Bunga Bangkai: Dari tunas hingga mekar sempurna, dibutuhkan waktu sekitar 3 atau 4 bulan namun untuk menjaga dan membuat si bunga jadi tunas, bisa sampai 4 tahun! Dan ketika sudah mekar, umurnya hanya 24 jam. Di jam-jam tersebut si bunga menguarkan bau, Bau busuk seperti bangkai. Usianya  bisa mencapai 40 tahun, namun mekarnya hanya 7-9 tahun sekali.
7. Ukuran
Rafflesia: Bunga terbesar di dunia, yang mana dapat tumbuh hingga diameternya 3 meter.
Bunga Bangkai: Marga Amorphophallus menjadi bunga tertinggi di dunia karena mencapai tinggi 3 meter lebih.

No comments:

Post a Comment